Glamping

Melarikan diri dari seabrek tugas menjelang PK. Last minute destination turned out very exciting. Super cocok buat anak-anak rempi tapi kepengen ngerasain yang namanya camping! Ya gimana engga? Jarak tempuh hanya sekitar 1-2 jam dari Jakarta. Sampai di lokasi, tenda sudah berdiri dengan kokohnya. Di dalam tenda sudah ada kasur, bantal plus selimut, colokan listrik pun. Sinyal kuat (dan jadilah gue bisa curi-curi nyalain laptop, camping sembari tetep nyelesain tugas Pra-PK). Kamar mandi dekat dan bersih! Makan malam dan sarapan keesokan pagi pun sudah tersedia. Pokoknya semua serba ada dan ga pake repot. Anak manja ini sungguh happy rasanya! Terima kasih untuk experience camping ala-ala nya ya Gunung Pancar…

IMG_7390

IMG_7372

And after all the drama… We finally landed safe and sound in Kuala Lumpur. Dari mulai paspor gue hilang–yang tanpa gue sadari sejak terakhir pergi Maret lalu. Ayahnya Yoel sakit. Lalu just the day before leaving, kaki Yoel keseleo dan doi terpaksa diurut tengah malem di rumah gue. Salah naik LRT dan ngebuang 30 MYR dengan percuma. Sampai terakhir, pesawat pulang delay karena technical problems. What a journey! But overall, the trip was so fun. Kuala Lumpur-Johor Bahru sangat nice. Dengan moda transportasinya yang super cenggih kalau dibandingin dengan yang kita punya di Jakarta. Never ending Nasi Lemak dan Chicken Curry nya. Hostel murah meriah nyaman dan bersih, cukup three minutes away from the nearest train station. Apa aja mudah, apa aja cepat, dan semua senang 🙂

Well, I guess it’s time for saving up a little since I’ve spent too much money on the holidays and books for the past few monthsss…

IMG_3301IMG_3354IMG_3427Life is good 🙂

I just got home from the unplanned-vacation-Java Tour. It’s like for the first time in my life, I dont want to take control over everything. And the fact that I didnt even manage to make the details itinerary for this trip surprised me. Yep, this short trip was totally spontaneous.

Semua ini berawal karenaaa I should have been on a vacation last 16th, but for a reason or two, I gotta postpone the holiday ’til the end of next month. Dan jadilah, gue sangat sedang dalam mood untuk liburan–yang ternyata kakak gue juga pengen liburan sebelum bulan depan dia resmi mulai jadi mahasiswa lagi.

Just a week before departing, we booked the tickets to fly to Jogja because my sister really wanted to see the Ramayana Ballet in Prambanan Temple. She also wanted to go to Bromo, so we googled the travel agency that could take us there. Destinasi dan ageda utamanya memang hanya Sendratari Ramayana dan Gunung Bromo, so we didnt bother about anything else. We didnt even book the hotel for us to stay. Pokoknya semua tanpa rencana, ya lihat nanti aja enaknya nginep dimana, mau datengin tempat wisata apa aja, makan dimana aja, dan seterusnya. In normal circumstances, I definitely would not do such things. Entah kenapa kali ini, gue pengen aja ngerasain liburan yang tidak terencana yang spontan dan bisa lakuin apa aja. Dan ternyata emang menarik…

Lumayanlah, tiga hari bisa keliling tiga kota. Dari Malioboro sampai Candi Prambanan. Dari Kota Malang sampai Kota Wisata Batu. Dari Bromo sampai Surabaya serta Bandara Juanda. Setidaknya udah recharge lagi moodnya buat balik kerja Senin besok dan…I already count down the days for the next vacation on September! Yeayness!

IMG_2918

IMG_2981